Benarkah Borobudur Peninggalan Nabi Sulaiman? Benarkah Orang Jawa Keturunan Yahudi ?

KEAJIABANDUNIA.NET – Bermula dari sebuah buku karangan KH Fahmi Basya, ahli matematika Qur’an Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, berjudul Borobudur dan Peninggalan Nabi Sulaiman terbitan Zaituna dan PT. Ufuk Publishing, cetakan I Agustus 2012.

Materi dalam buku tersebut menurut pengakuan penulis bukan hasil kerja sehari dua hari, tetapi telah melalui penelitian 33 tahun dan revisi puluhan kali. Berbagai fragmen tulisan ini telah diposting di internet dengan nama flying book. Penulis memang tidak main-main, dan menyatakan bahwa kesimpulannya berdasarkan ayat-ayat Al-Qur’an.

Benarkah Borobudur Peninggalan Nabi Sulaiman

Loading...

Pertama yang mengagetkan saya dan juga pembaca lain adalah statement beliau yang mengatakan bahwa Nabi Sulaiman adalah anak Nabi Daud dari seorang perempuan Jawa. Sulaiman adalah satu-satunya nabi yang mempunyai nama depan SU.

Dan SU menurut Kyai Haji kelahiran Padang ini adalah identik dengan orang Jawa, seperti Sukarno, Suharto, Supriyono dan seterusnya. Dengan kata lain Sulaiman adalah nabi dari suku Jawa, dan tidak menutup kemungkinan Dawud atau Sulaiman akhirnya menurunkan suku bangsa Jawa sekarang ini. Jawa adalah keturunan Yahudi. Spekalusai yang berkembang istilah “Jawa” berasal dari “Jews”.

Dengan menggunakan ilmu ciptaan sendiri yang diberi nama “matematika islam/qur’an” KH Fahmi Basya mengklaim bahwa Borobudur adalah warisan Nabi Allah Sulaiman dengan demikian milik kaum muslim sedunia. Bagaimana cara kerja matematika islam ini. Rumit sekali dan cenderung “otak-atik-gathuk” menurut pepatah Jawa. Coba perhatikan.

Proses pengklaiman borobudur tidak dimulai dari data arkeologis tetapi dari matematika islam, dimulai dari QS.71 : 15. Dalam ayat ini dijelaskan bahwa Alloh menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat. Pernyataan langit tujuh itu memberitahukan ada lingkaran dengan jari-jari (R) = 7. Dari ilmu matematika dasar kita tahu bahwa 7K=22d, dan d=2R.

Dengan matematika pula kita akhirnya tahu bahwa Keliling lingkaran (K) adalah 44. Sebuah lingkaran dengan K = 44 akan terwakili oleh bujur sangkar dengan sisi 11, bukankah 11 X 4 =44. Artinya ada transformasi dari lingkaran berjari-jari 7 menjadi bujur sangkar bersisi 11. Perhatikan angka 11 dan 7. Bukalah QS.11:7, disana tersebut “Dan adalah Arsy-Nya atas air”. Ingat dengan baik kata Arsy ini.

Selanjutnya kita kembali ke lingkaran berjari-jari 7 yang bertransformasi menjadi bujur sangkar bersisi 11. Bujur sangkar ini jika diubah menjadi kubus bersisi 11 maka ia akan mempunyai volume sebesar 11X11X11 = 1331.

Dengan terilhami oleh QS.21:30 yang menerangkan bahwa bumi dan langit itu dulunya satu lalu dipisahkan oleh Alloh, maka KH Fahmi Basya berusaha memisahkan kode 1331 tadi menjadi dua bilangan, yaitu 1046 dan 285. Ingat bahwa 1046 + 285 = 1331. Himpunan 1046 ini menurut beliau adalah kode Alif-Lam-Mim.

Jika anda teliti Al-Qur’an maka akan ada 6 surat Al-Qur’an yang diawali ayat “Alif-Lam-Mim”, yaitu surat ke 2, 3, 29, 30, 31 dan 32. Total jumlah karakter Alif, Lam dan Mim dari ke-6 surat tersebut adalah 19.874, dan jika angka ini dibagi dengan 19 akan didapat angka 1046 (kode alif-lam-mim). Terus bagaimana dengan angka 285?

Jika balok himpunan 1046 diletakkan di atas piramida 285 maka ia akan berubah menjadi piramida 286. Mengapa angka 285 menjadi 286? Menurut beliau karena “Alif-Lam-Mim” melambangkan ayat pertama dari QS.Albaqorah, sedangkan 285 adalah ayat selebihnya. Ketika balok alif-lam-mim jatuh ke bumi (piramida 285) di langit terjadi bilangan 1045. (terus terang saya tidak paham kalimat terakhir ini.)

Bagaimana memahami piramida 285 atau 286 ini? Piramida ini terdiri dari 286 balok yang disusun menjadi 5 tingkat plus satu balok puncak. Dasar piramida disusun dari 121 balok (112), lantai dua disusun dari 81 balok (92), lantai tiga disusun dari 49 balok (72), lantai empat terdiri dari 25 balok (52), lantai lima terdiri dari 9 balok (32) dan lantai 6 (puncak) terdiri dari 1 balok besar.

Lihatlah bahwa 121+81+49+25+9+1 = 286. Dan piramida 286 ini oleh KH Fahmi Basya dianggap sebagai simbol bagian atas Borobudur (Arupa Dhatu) dengan balok puncak sebagai stupa terbesar, dengan demikian stupa puncak Borobudur adalah Alif-Lam-Mim menurut matematika islam. Benarkah? Nanti kita bahas.

MENARIK:  Berdirinya Kerajaan Turki Utsmaniyah

Dengan mengutak-atik Qur’an Surat Saba dan An-Naml, KH Fahmi Basya berani berspekulasi bahwa bagian atas Borobudur (Arupa Dhatu/ranah kesenyapan) dahulu adalah Arsy (singgasana/istana) di istana Ratu Boko (Istana Ratu Saba), yang dengan ilmu Kitab dipindahkan/ditransformasikan ke bagian Rupa Dhatu (ranah rupa-rupa wujud) Candi Borobudur dengan kecepatan hanya sekejapan mata. Bukti utama yang diajukan adalah bahwa saat ini istana Ratu Boko memang hilang dan tinggal pondasinya saja.

Spekulasi ini berlanjut dengan klaim bahwa Borobudur adalah peninggalan nabi Sulaiman yang pengerjaannya oleh manusia dan Jin (dalam bukunya tersebut diatas peran Jin sangat dominan). Untuk mendukung klaim ini penulis mengajukan argumen bahwa relief candi begitu halus sehingga mustahil itu hasil pahatan manusia.

Untuk menguatkan argumen ini diajukan ayat-ayat Al-Qur’an yang mengisahkan Sulaiman mempunyai kaum baik dari golongan manusia, jin dan burung-burung. Lebih jauh Kyai kita ini menjelaskan bahwa teknik penciptaan relief dan patung di Borobudur adalah dengan melunakan batu, bukan pahatan, karena hanya Jin yang sanggup mengatasi batu yang lunak (meleleh karena panas). Benarkah? Tahan dulu pendapat anda.

Untuk mendukung klaim-klaim tersebut beliau mengajukan bukti bahwa Saba itu benar-benar di Pulau Jawa. Selama ini para mufasir Al-Qur’an menafsirkan bahwa Saba itu letaknya di negeri Yaman. Padahal menurut beliau bukti-bukti bahwa Saba ada di Yaman sangat tidak mencukupi dari sudut pandang arkeologis.

Coba buka QS.34:15, terjemahannya menurut beliau adalah “Dan sungguh adalah untuk Saba pada tempat mereka ada ayat, dua hutan sebelah kanan dan kiri.” Perhatikan kata SABA dan HUTAN. Hutan dalam bahasa jawa kono adalah WANA, sedangkan SABA adalah tempat berkumpul.

Dari kata WANA dan SABA akan terbentuk nama tempat yaitu WANASABA, atau sekarang WONOSOBO, sebuah kabupaten di Jawa Tengah yang memang sangat dekat dengan komplek istana Ratu Boko yang diklaim sebagai istana ratu Saba/Bilqis. Juga diajukan hipotesis bahwa Kabupaten Sleman di Yogyakarta berasal dari kata Sulaiman. Kepulauan Solomon di lautan pasifik juga ada kaitannya dengan nabi Sulaiman.

Lebih jauh Kyai Fahmi Basya mengajukan argumen tambahan bahwa berdasarkan QS.27 : 29-30 Nabi Sulaiman pernah berkirim surat dengan kurir seekor burung kepada ratu Bilqis di negeri Saba. Surat tersebut menurut Al-Qur’an diawali dengan “Bismillahirrahmaanirrahim”.

Untuk menunjukkan kekuasaan dan kejayaan maka surat tersebut terbuat dari lempengan emas, dan surat berlempeng emas ini ditemukan di kolam pemandian istana Ratu Boko.

Jika ini benar tentu merupakan bukti sahih bahwa Borobudur dan reruntuhan istana Ratu Boko benar ada kaitan dengan nabi Sulaiman. Tetapi sayangnya beliau tidak menjelaskan lebih lanjut perihal surat tersebut, kapan ditemukan, siapa penemunya, apakah pendapat para pakar arkeologi tentang inskripsi emas tersebut, hanya sekedar menampilkan fotonya saja.

BEBERAPA KEBERATAN

Tentang Nabi Sulaiman adalah keturunan Jawa karena ia satu-satunya nabi yang menggunakan nama SU pantas diajukan keberatan. Bolehlah saya katakan itu kebetulan saja. Kita harus melacak apakah orang-orang Jawa sudah lazim menggunakan nama SU sejak zaman kuno, sezaman dengan Borobudur.

Mengingat Sulaiman adalah Raja maka kita harus menampilkan nama-nama Raja Jawa (atau bangsawan atau orang terkenal) yang dikenal dalam sejarah.

Referensi untuk hal ini sangatlah banyak, saya menyebutkan sekedar contoh nama-nama raja tersebut (Era Mataram Hindu sampai Majapahit): Aji Saka, Shima, Indrawarman, Sanjaya, Panangkaran, Syailendra, Panunggalan, Warak, Garung, Pikatan, Kayuwangi, Watuhumalang, Dyah Wawa, Tulodong, Daksa, Balitung, Mpu Sindok, Airlangga, Dharmawangsa Teguh, Jayabhaya, Tunggul Ametung, Arok, Dedes, Ndok, Lohgawe, dan Gandring.

Selain itu ada Prapanca, Anusapati, Tohjaya, Kebo Ijo, Ranggawuni, Wijaya, Nambi, Kebo Anabrang, Gajah Mada, Hayam Wuruk, Tribuana Tunggadewi, Suhita dan seterusnya. Kita lihat bahwa pada Zaman kuno nama dengan awalan SU belum lazim digunakan oleh orang Jawa. Sebagai perkecualian mungkin nama Raja Majapahit Suhita, tetapi nama ini baru muncul pada abad 15, tujuh abad setelah Borobudur.

MENARIK:  Candi Borobudur Memiliki 1460 Relief dan 504 Stupa Budha

Untuk memperluas cakupan, ada baiknya kita lihat nama-nama Jawa yang sering ditampilkan dalam naskah Jawa Kuno, seperti Kakawin atau Kidung, misalnya :Kakawin Arjunawiwaha, kita bisa sebut nama-nama seperti Niwatakawaca, Muka, Supraba, Arjuna, Matali, Menaka, Tilotama, Urvasi, Kanwa.

Dalam Kakawin Hariwangsa : Jayabhaya, Bhoma, Kangsa, Kalayawana, Rukmini, Bismaka, Karawira, Kesari, Priyambada, Jarasandha, Rukma. Selanjutnya Kakawin Ghatotkacasrya menampilkan nama-nama, yaitu : Bhupala Jayakerta, Madaharsa, Ksiti Sendari, Abimanyu, Jurudyah, Sudarpana, Laksmana Mandrakumara, Bajradanta.

Selanjutnya dalam Kakawin Smaradahana kita menemukan nama-nama seperti Panuluh, Manmatha, Dharmaja, Uma, Wrespati, Nilarudraka, Ratih, Gana, Kumara, Namusti, Ratnawati, Kameswara, Basadawa, Ratnawali, Kiranaratu dan Udayana.Kakawin Sumanasantaka, menampilkan nama Tarnawindu, Harini, Widharba, Indumati, Citrarata, Jayawaspa, Pratipa, Susena, Anggada, Pandya dan Awintinatha.Kakawin Siwaratrikalpa menampilkan Tanakung, Lubdhaka dan Citragupta.

Dari sekedar contoh nama-nama tokoh Jawa diatas (baik yang historis maupun fiksi) dapat disimpulkan bahwa nama dengan awalan SU tidak menjadi pilihan utama di jaman kuno. Memang kita bisa sebutkan nama-nama yang memakai SU, seperti Sumbadra, Subali, Sugriwa, Sumantri, tetapi sudah selayaknya pembaca maklum itu adalah nama tokoh pewayangan (Mahabarata dan Ramayana) India, jadi bukan tipikal Jawa.

Pertanyaannya, sejak kapan orang jawa ramai-ramai menggunakan nama SU? Tentu tidak ada kepastian. Tetapi bolehlah dibuat hipotesis bahwa nama dengan SU mulai populer sejak abad 18, tatkala raja Mataram Islam mulai menggunakan gelar SUSUHUNAN dan menanggalkan gelar Sultan. SU artinya mulia/baik/unggul, sedangkan SUHUNAN (SUNAN) adalah gelar bagi wali islam. Susuhunan berarti raja yang mengungguli para Sunan.

Memang pada waktu itu pengaruh Sunan sangat kuat sehingga seorang raja sekalipun perlu menggunakan rekayasa linguistik berupa gelar-gelar yang serba unggul. Sejak periode itu (abad 19 dan 20) terjadi banjir nama orang Jawa dengan awalan SU, yang paling terkenal Sukarno (lebih baik/unggul dari satria Karno), Suharto (unggul dalam hal harta), Supriyono (unggul melebihi pria umumnya) dan seterusnya.

Apa maknanya jika dikaitkan dengan pendapat KH Fahmi Basya terkait dengan Nabi Sulaiman sebagai orang Jawa? Dapatlah dipastikan bahwa beliau tidak memahami sejarah jawa kuno dan terjebak pada fenomena Jawa masa kini. Justru saya meyakini bahwa diabad 21 ini orang Jawa sudah sedikit yang memberikan nama anaknya dengan awalan SU. Nama bayi abad-21 sangat terpengaruh Arab dan Barat. Dengan demikian pendapat bahwa Sulaiman adalah orang Jawa harus ditolak.

Keberatan lain terkait dengan penggunaan matematika islam untuk mengklaim Borobudur dan Istana Ratu Boko. Prinsip dalam Al-Qur’an jelas, yaitu mudah dipahami, jikapun ada ayat yang tidak jelas tentu dicari penjelasannya pada hadist Nabi, dalam hal ini tidak dilakukan sama sekali.

Jikapun seandainya Alloh SWT hendak mewahyukan bahwa Borobudur itu dibangun oleh Nabi Sulaiman, apakah perlu dengan cara yang rumit, aneh dan berliku-liku seperti matematikanya KH Fahmi Basya? Tidak mungkin, itu bertentangan dengan prinsip pewahyuan.

Hipotesis bahwa Saba ada di Jawa dan terkait dengan Wanasaba (Wonosobo) menurut saya terlalu gegabah. Coba perhatikan lagi ayat yang QS.34:15, terjemahannya menurut beliau adalah “Dan sungguh adalah untuk Saba pada tempat mereka ada ayat, dua hutan sebelah kanan dan kiri.”

Kalau kita baca teks arabnya maka yang dimaksud hutan itu adalah “jannah”. Para ulama sepakat bahwa kata jannah dalam ayat ini tidak bisa diartikan sebagai hutan, tetapi kebun, diayat lainnya bahkan diartikan surga. Beda sekali pengertian antara hutan dan kebun. Kita lihat bahwa beliau melakukan penterjemahan sekedar untuk mendukung pendapatnya. Dengan demikian haruslah ditolak.

Benarkah surat lempengan emas nabi Sulaiman pernah ditemukan di bekas kolam Istana Ratu Boko di Jawa Tengah? Lempengan emas itu memang ada, tetapi bukan berbahasa Ibrani, Aramaic atau Arab, tetapi Jawa Kuno, bunyinya “Om Rudra ya namah swaha,” jika diartikan memang sejajar dengan Bismillahirrahmanirrahiim.

MENARIK:  Apa Misi Nabi Sulaiman di Tanah Negeri Nusantara?

Apakah ini surat Sulaiman seperti maksud Al-Qur’an? Jelas tidak. Perhatikan ada kata-kata “RUDRA”, nama ini adalah istilah untuk Wisnu, dewa dalam trimurti. Apakah mungkin seorang nabi membuat kata pembuka surat yang jelas-jelas bertentangan dengan misi kenabian? Kesimpulannya, inskripsi emas itu adalah peninggalan hindu Jawa, dan tidak terkait dengan Nabi Sulaiman apalagi Al-Qur’an.

BIARKAN BOROBUDUR MENCERITAKAN DIRINYA SENDIRI

Harus diakui bahwa kapan Borobudur dibangun dan oleh siapa tetaplah hipotesis. Pendapat terkuat mengatakan ia dibangun pada abad ke-8 masehi oleh dinasti Syailendra pada periode Mataram Hindu, diselesaikan pada masa Raja Samarattungga atau Pramodyawardani. Tetapi sekali lagi ini tetap hipotesis.

Sungguh, untuk menentukan Borobudur itu bangunan bersifat apa, tidak terlalu sulit, karena bentuk, langgam, cerita relief, stupa dan patung-patung dapat menceritakan nyaris semuanya.

Candi Borobudur

Dalam liturgi agama Budha dikenal istilah mapradaksina, yaitu ziarah dengan cara berjalan searah jarum jam, dimulai dari pintu timur Borobudur. Daksina artinya timur. Jika anda melakukan pradaksina sambil membaca relief yang tertera, tingkat demi tingkat, maka akan didapat cerita yang runut, yang telah dipecahkan oleh para pakar sebelumnya.

Borobudur terdiri dari tiga tingkat, Kama Dhatu (ranah hawa nafsu), Rupa Dhatu (ranah rupa-rupa wujud), dan Arupa Dhatu (ranah keheningan batin). Relief diukir pada bagian Rupa Dhatu, kecuali relief tentang Karmawibhangga (kitab sebab-akibat/karma) yang diukir pada Kama Dhatu. Sedangkan Arupa Dhatu berhiaskan stupa-stupa kecil dan stupa besar di puncaknya.

Relief yang diukir sudah bisa dipecahkan oleh para pakar arkeologi dan filologi, misal pada bagian Rupa Dhatu tingkat I diukir relief cerita Lalitawistara, Jataka dan Awadana. Tingkat II, III dan IV diukir relief Gandawyuha, Jataka dan Awadana.

Sekedar penjelasan Lalitawistara merupakan penggambaran riwayat Sang Budha (walau tidak lengkap) dimulai dari turunnya Sang Budha dari surga Tushita dan berakhir dengan khotbah pertama di Banares India. Jataka adalah berbagai cerita tentang Sang Budha sebelum dilahirkan sebagai Pangeran Sidharta, berisi penonjolan sikap terpuji.

Sedangkan Gandawyuha adalah cerita seorang yang bernama Sudhana yang berkelana mencari pencerahan sejati, digambarkan dalam 460 pigura yang dipahat berdasarkan kitab Budha aliran Mahayana yang berjudul Gandawyuha dan Bhadracari.

Yang hendak saya tegaskan disini adalah, apakah pengarang buku Borobudur dan Peninggalan Nabi Sulaiman ini telah berhasil memecahkan bahwa relief itu bukan Lalitawistara, Jataka, Awadana, Gandawyuha dan seterusnya?

Hipotesis baru hendaknya dimulai dengan mematahkan yang lama. Ternyata sama sekali tidak. Dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa beliau ini bukan ahli jawa kuno, arkeologi dan filologi mumpuni, sehingga tidak kompeten untuk memunculkan hipotesis baru.

Patung-patung yang berjumlah 504 juga telah menjelaskan dirinya sendiri, ia adalah patung budhis dengan mudra (sikap duduk) yang telah dikenal luas oleh masyarakat Budha, yaitu bhumisparsa mudra, wara mudra, dhyana mudra, abhya mudra, witarka mudra dan sebagainya. Pengarang buku juga tidak membahas esensi patung ini.

Juga, apakah mungkin seorang nabi justru memerintahkan membuat patung sedahsyat di Borobudur? Dari segi rasa dan pandangan mata sepintas saja, orang muslim, kristen, dan yahudi bisa memahami itu adalah patung budhis. Sama sekali tidak muncul kesan yang cukup bahwa Borobudur bernuansa biblikal apalagi quranik.

Alih-alih menganalisis dan membantah apa yang sudah nyata, justru beliau mencari-cari dan memaksakan ayat-ayat Al-Qur’an agar selaras dengan klaimnya. Ini berbahaya. Berpotensi merendahkan Al-Qur’an sekedar sebagai kitab sejarah murahan atau matematika ghaib. Wallahualam.

Oleh : Margono Ddwi Susilo

Pendidikan : SD-SMP-SMA di Sukoharjo Jawa Tengah; STAN-Prodip Keuangan lulus tahun 1996; FHUI lulus tahun 2002; Magister Managemen dari STIMA-IMMI tahun 2005; Pekerjaan : Kementerian Keuangan DJKN

74 KOMENTAR untuk “Benarkah Borobudur Peninggalan Nabi Sulaiman? Benarkah Orang Jawa Keturunan Yahudi ?

      1. benar atau tidaknya hal tersebut diatas, suata zaman tertentu semua akan tersingkap kita tunggu saja dan mudah-mudahan benar apa yang menjadi karya pak kiyai itu ok…..?

        View Comment
      2. benar atau tidaknya hal tersebut diatas, suata zaman tertentu semua akan tersingkap kita tunggu saja dan mudah-mudahan benar apa yang menjadi karya pak kiyai itu ok…..?

        View Comment
      3. benar atau tidaknya hal tersebut diatas, suata zaman tertentu semua akan tersingkap kita tunggu saja dan mudah-mudahan benar apa yang menjadi karya pak kiyai itu ok…..?

        View Comment
      4. benar atau tidaknya hal tersebut diatas, suata zaman tertentu semua akan tersingkap kita tunggu saja dan mudah-mudahan benar apa yang menjadi karya pak kiyai itu ok…..?

        View Comment
      5. benar atau tidaknya hal tersebut diatas, suata zaman tertentu semua akan tersingkap kita tunggu saja dan mudah-mudahan benar apa yang menjadi karya pak kiyai itu ok…..?

        View Comment
      6. benar atau tidaknya hal tersebut diatas, suata zaman tertentu semua akan tersingkap kita tunggu saja dan mudah-mudahan benar apa yang menjadi karya pak kiyai itu ok…..?

        View Comment
      7. benar atau tidaknya hal tersebut diatas, suata zaman tertentu semua akan tersingkap kita tunggu saja dan mudah-mudahan benar apa yang menjadi karya pak kiyai itu ok…..?

        View Comment
      8. benar atau tidaknya hal tersebut diatas, suata zaman tertentu semua akan tersingkap kita tunggu saja dan mudah-mudahan benar apa yang menjadi karya pak kiyai itu ok…..?

        View Comment
  1. Nabi Sulaiman ada jauh sebelum Islam itu ada
    Gimana kalau pembuatnya mengganggap dengan menambahkan patung dan candi itu untuk memperindah candi?
    Tujuannya bukan untuk disembah loh, hanya sebagai karya seni yang menceritakan sejarah dan bukti peradaban di masa itu

    Seandainya kalian tau sejarah aslinya, mungkin akan tercengang
    Met mikir..

    View Comment
  2. Dari sudut pandang Al quran jelas itu mustahil. Nabi tidak mungkin membuat patung/berhala. Istana Nabi Sulaiman terbuat dari batu permata yang sangat indah, tidak ada yang menyamai apalagi melebihinya, baik sebelum maupun sesudah masa beliau. & sangat jelas bahwa relif maupun patung yang ada di candi Borobudur adalah simbol dari budha. Analisa tersebut bukannya dapat meninggikan Islam dan Al Quraan, malah bisa melecehkan.

    View Comment
    1. maaf mas patung” budha yg anda maksud di bangun dengan maksud sebagai patung bidadari di kerajaan sulaiman.. mohon baca selengkap”nya sebelum berkomentar.. bnar/tidak hanya allah yg tau .. khfahmi basya hanya menuangkan pemikirannya untuk kita sendiri masyarakat biasa.. percaya atau tidak tergantung keimanan kita masing”.

      View Comment
  3. Adapun queen saba…di Taurat orang Yahudi dan di alkitab orang Kristen disebut ratu Sheba..dengan jelas dikatakan bahwa dia berasal dari Ethiopia…Nach cerita ini ndak ada di alkitab dan di alkquran tapi dipercayai sebagai kebenaran dan merupakan bagian dari sejarah Ethiopia..sewaktu pulang dari pertemuan dengan Yerusalem..dia hamil dengan anak nabi Sulaiman..dan kelak anak itu menjadi raja Ethiopia..yang disebut raja Menelik 1..Silahkan tanyakan kisah ini ke orang Ethiopia..merekasemua tahu cerita itu..karena itu banyak orang ethiopia keturunan Yahudi…Ini adalah salah satu orang Ethiopia keturunan Yahudi yang saya ketemu di Yerusalem…
    Saya personil sudah tanyakan ke hampir 70 orang Ethiopia yang saya ketemui di las vegas ( banyak yg kerja di casino ), semua mereka mengetahui kisah ini dan membenarkan bahwa raja mereka berasal dari turunan Sulaiman.
    Ratu Saba berasal dari Ethiopia bukan Jawa..silahkan di chek DNA orang ajwa apakah ada turunan Yahudi atau tidak…

    View Comment
  4. Adapun queen saba…di Taurat orang Yahudi dan di alkitab orang Kristen disebut ratu Sheba..dengan jelas dikatakan bahwa dia berasal dari Ethiopia…Nach cerita ini ndak ada di alkitab dan di alkquran tapi dipercayai sebagai kebenaran dan merupakan bagian dari sejarah Ethiopia..sewaktu pulang dari pertemuan dengan Yerusalem..dia hamil dengan anak nabi Sulaiman..dan kelak anak itu menjadi raja Ethiopia..yang disebut raja Menelik 1..Silahkan tanyakan kisah ini ke orang Ethiopia..merekasemua tahu cerita itu..karena itu banyak orang ethiopia keturunan Yahudi…Ini adalah salah satu orang Ethiopia keturunan Yahudi yang saya ketemu di Yerusalem…
    Saya personil sudah tanyakan ke hampir 70 orang Ethiopia yang saya ketemui di las vegas ( banyak yg kerja di casino ), semua mereka mengetahui kisah ini dan membenarkan bahwa raja mereka berasal dari turunan Sulaiman.
    Ratu Saba berasal dari Ethiopia bukan Jawa..silahkan di chek DNA orang ajwa apakah ada turunan Yahudi atau tidak…

    View Comment
  5. Tanpa mengurangi respect atas penelitian dari KH Fahmi. Saya mau menguraikan sedikit dari kronologi sejarah. Nabi Sulaiman bertahta sekitar 970 tahun sebelum masehi…adapun Buddha mulai ada 500 tahun sebelum masehi. Andaikan benar itu dibangun oleh Sulaiman,bagaimana dia tahu sejarah Buddha..yg belum lahir pada waktu itu. Apalagi menurut sejarah Borobudur dibangun tahun 800 sesudah masehi..berarti 1700 tahun jaraknya dengan waktu nabi sulaiman masih hidup.

    View Comment
  6. TOTAL TOLOL KALIAN SEMUA…..ISLAM ADA SETELAH MUHAMAD YANG DEKLARASIKAN…..ITUNG AJA TAHUN BERAPA DIDEKLARASIKAN DAN UMUR CANDI BOROBUDUR…..ITU KYAI GILA…KALO DIA EMANG PINTER MATEMATIKA DIA HARUSNYA JADI DOSEN DI ITB ATAU ITS…..BUKANNYA MENGKLAIM PENINGGALAN UMAT BUDHA…..

    View Comment
  7. KH Fahmi kurang kerjaaan,nih bantuin negara ini memberantas korupsi dari orang-orang yg pendidikannya salah,,,,Dapat edukasi kok jadi koruptorrrrr…….opoooo iki sampeyan analisa2 tok!!

    View Comment
  8. KH Fahmi kurang kerjaaan,nih bantuin negara ini memberantas korupsi dari orang-orang yg pendidikannya salah,,,,Dapat edukasi kok jadi koruptorrrrr…….opoooo iki sampeyan analisa2 tok!!

    View Comment
    1. Fahmy basya benar….!!! Itu patung bukan untuk disembah .!!! Itulah candi=sandi gambaran yg disampaikan Nabi Sulaiman agar kita tau…. Memahaminya. Mulai Nabi Adam sampai Muhammad mengesaka Allah..!!! Yang menyembah patung itu bukan Islam….!!! Tapi Budha. Peninggalan Islam Nabi Sulaiman di Ambil Budha ..maka jadilah spt skr ini. Harusnya Umat Islam Bangga Punya KH.Fahmi Basya… Umat Islam harus Bangga krn Nabi Ada yg hidup dijawa. Taukah Kalian ternyata Perahu Nabi Nuh dibuat dr Kayu Jati Jawa…??? Tugas kita skr sbg Umat Islam untuk mengambil alih Borobudur dr Budha… Dan Bareng baren meneliti spt yg dilakukan KH.Fahmi Basya dan Kembaikan Fungsi Borobudur agar tdk disembah Patungnya. Dlm Al qur an jelas dalilnya… Jin membangun patun dan gedung2 yg tinggi…. Pelajarilah itu Ungkaplah dalil itu Untuk apa Allah mengabulkan Permintaan Nabi Sulaiman membuat Patung…??? Ini Al qur an…kitab kita umat islam yg harus diyakini kebenarannya….nak kalian kaia yg menyalahkan KH.Fahmi Basya..apa kalian Pintar…?? Merasa benar….??? Merasa lebih hebat dr KH Fahmi Basya…??? Mana penelitian kalian…??? Mana dasar kalian…?? Dasar KH.Fahmi Basya Jelas….ada di Al qur an…. Bukti nyatanya ada di Pulau Jawa….!!! Jgn sok bener sok pintar…mana teori dan buktimu… Teruskan KH.Fahmi Basya
      ..saya mendukung anda…dan saya setuju Borobudur itu Peninggalan Sulaima. Siiipp.. Allahu Akbar…

      View Comment
  9. bicara sejarah memang ruwet karna kejadiannya sudah lama, tapi mari qt lihat yang sekarang. ibarat orang membangun masjid tidak mungkin menaruh patung budha didalam masjid begitu pula borobudur kalau dibangun oleh Nabi (islam) knapa menaruh patung2 budha???? apa mungkin nabi nya dulu masuk budha……
    maka dari itu mari belajar menghargai…. mari belajar keragaman….

    View Comment
    1. Penelitia KH Fahmi Basya 32 tahun….kalian yg menyalahkan sudah meneliti berapa tahun…??? Mana hasil penelitian kalian…mana buku kalian…mana dalil kalian…??? Bukti Candi Boko, candi Boribudur,kata saba,hutab saba wonosobo,relief candi,sleman, dua hutan yg mengapit wonisobo wonogiri, angin untuk sulaiman angin muson hanya ada d Indonesia… Belum meneliti belum baca…sudah Komentar….salah apa ngak kebalik kalia yg salah….??? Silahkan buka forum dialog langsung dgn KH Fahmi Basya…. Siapkan argumen kalian yg menyalahkan Fahmi Basya…siapka dalil dalil kalian… Ayo sesama Umat Islam kita buka dialog jgn menyalahkan… Panggil KH Fami Basya, ayo kita dialog… Semua untuk Kebaikan Agama islam. Kalau terbukti benar dan saya memag yakin KH Fahmu Basya Benar…!!! Semua umat Islam Indonesia mendukung kebenaran Peenlitia KH Fahmi Basya selama 32tahun… Apa Indonesia lebih dikenal Dunia….berapa Banyak Umat Islam Dunia mengunjungi indnesia apa ngak bersaing dgn Arab datangkan devisa dari Haji….??? Ayo Buka dialog dgn KH.Fahmi Basya… Untuk kebenaran Islam untuk Indonesia. Laksanakan jgn saling ejek salah menyalahkan….!!! Ok Bro….???

      View Comment
  10. udah pada mati aja..
    cuma bikin rusuh doank buat apa ..
    mending mati ,,,
    ngurang ngurangin dosa lagi.
    yang ngasih tau nya goblok ..
    yg di kasih tau juga pada goblok ..
    udah .. admin nya mati aja ..
    yg komen juga pada mati ..
    lebih cepat lebih bagus tau ..
    apa perlu saya bantu ..???

    View Comment
  11. Saya menyimpulkan bahwa candi tersebut memang dibuat jin nabi sulaiman dan itu adalah candi borobudur dan 470 tahun kemudian lahirlah bangsa budha dan menemukan candi tersebut dan diletakanya patung patung budha dan dilapisi dengan relief cerita umat budha.

    View Comment
  12. Kawanku setanah air. Situs gunung padang di cianjur setelah diteliti lapisan tanahnya berusia 25.000 tahun sebelum masehi. Itu lebih tua dari peradaban Mesir usia piramidanya 10.000 sebelum masehi. Oleh karena itu dahulu pasti ada nabi yang tinggal di indonesia.

    View Comment
  13. yakini siapa manusia pertama di bumi ini, agamannya apa? cari tau di dalam kitab setiap ajaran intinya tunduk kepada siapa dan pikirkan dengan logika dan hati anda mana yang benar di atas benar, entak borobudur itu yang membuat siapa, borobudur tetaplah keajaiban dunia yang ada di jawa,, buka mata kalian dan lihatlah keagungan yang maha mulia, omong kosong atau fakta percuma, dri zaman yang terjal hinga zaman yang terang,…

    View Comment
  14. Makanya buka dialog….buka seminar besar besaran…undang KH.Fahmi Basya…. Ayo Umat Islam seluruh Indnesia bersatu untuk menguak Misteri Borobudur. Jika Teori dan Peenlitia KH.Fahmi Basya benar. Berbanggalah kita Orang Indonesia. Sebarkan ke Penjuru Dunia kebenaran ini Niscaya Umat Islam sepenjuru Jagad akan ke Indonesia. Maka akan bersaing dgn mendatangkan Devisa dari Umroh. Ayo buka dialognya bersama KH.Fahmi Basya. (y)

    View Comment
  15. yang aku bisa terima KHFB cuma ada sedikit lain. iaitu borobudor buatan manusia dan bukan buatan jin sbb kaum add boleh pahat gunung..nabi nuh boleh buat bahtera yang hebat…dan…aku cukup x setuju bila Nabi Sulaiman owang jawa…sebb yang aku tahu nabi berasal dari keturunan yahudi.( kalau jawa keturunan yahudi pastinya bertubuh besar,rambut ada yang perang..bermata biru) hanya. 3 nabi je bukan yahudi..ibrahim ismail dan muhammad..(waullahhuallam)…so harap KHFB lebih peka dan jgn taksub sangat dgn angka2 tu,mungkin secara kebetulan….salah tafsir dn pandai2 buat andaian berdosa tu..maaf ye

    View Comment
  16. Cuma pndpat..di liat2,dst,dsb sprtinya borobudur tuh singgasana luar yg bsar skali(singgasa ada yg di dlm ruang istana ada juga di luar ruang istana) utk mrk mnymbah lngsung ke arah matahari tngah hari,ditngah puncak tu dulunya mungkn diletakkn kursi ratu mmimpin upacara pnymbahan,patung2 tu para pmuka agama ratu yg duduk brkeliling dgn sikap tubuh brbda2,relief2nya tu mncritakn ajaran n khdupan kaumnya pd masa tu. Borobdr tu diliat dr atas bntuknya brnuasa ‘gmbr’ matahari. Agama pnymbah matahari bukanlah agama hindu,budha,kristen n islam. Kontruksinya n struktur bangunan brtingkat dgn balok2 batu pake teknik interlock saling mngunci,patung2 n relief2nya sprtinya teknik precast cetakan,wah tknik yg sangat maju di jamannya. Luar biasa. Jaman skrang blum ada teknik sprti tu dgn bahan batu !.

    View Comment
  17. Klaim segelintir Muslim bahwa candi Borobudur itu dibangun oleh Sulaiman (as) sama tololnya dengan klaim beberapa Hindu bahwa Ka‘bah adalah kuil Syiwa.

    Othak-athik-gathuk, pasti keblinger. Kalau sekedar “asal”, “menghayal” juga bisa diklaim “penelitian”. 32 tahun dalam delusi, apa manfaatnya?

    Tolol!

    View Comment
  18. Yang namanya islam ada semenjak muhammad saw. di ankat jadi rasul , begitu pula ‘ semua aturanya ‘ apa kalian semua tahu ? Tata cara ibadah nabi nabi terdahulu, tapi yang pasti semua nabi mengajarkan monotheisme, mengakui adanya yang maha agung, tuhan yng esa. begitu pula ajaran jawa kuno, menyembah yang maha satu

    View Comment
  19. Manipulasi sejarah utk kepentingan suatu regime atau golongan sangat dimungkinkan karena nenek moyang kita tdk pernah meninggalkan dokumen pendukung tertulis yg bisa diandalkan, memberi peluang anak cucunya utk mengarang

    View Comment
  20. Intinya, jangan mudah terprovokasi oleh judul media, apalagi membawa nama sejarah. Karakteristik Masyarakat Indonesia 2016 Adalah Masyarakat Moderen, yang Cerdas, Bijak, Arif, Tegas, Santun, dan tidak meninggalkan ke-KHAS-an mereka yaitu, Ramah-Tamah. Terima-Kasih.

    View Comment
  21. ada logiknya sulaiman as berasal Dari jawa Dan borobodur di bina olehnya cuma ratu balkis berasal dari negeri lain,negeri yg terbitnya matahari hiii432 ,dan buddha pun ada logik keturunan sulIman,jawA berasal yahudi ada logiknya,cuma korang tau sapa guru buddha tak kihhh765

    View Comment
  22. Islam artinya selamat..maka dari itu ikutilah ajaran islam yang sekarang dng mengikuti imam kita junjungan kita Nabi Muhammad. Karena masa lalu.banyak ajaran yang diselewengkan menjadi agama agama baru yang syariatnya jauh dr konsep aqidah Tuhan kita Allah Maha Esa..

    View Comment
  23. Manusia era skrg merasa hebat semua berdasar logika.. padahal manusia beriman dia wajib beriman pd yang ghoib.. semua hal yg tidak mungkin bisa terjadi krn kehendak Allah swt..mengapa anda tdk percya bahwa tanah jawi dulunya kaum nabi sulaiman? Bisa saja itu benar..apalagi berdasar fakta yg ada indonesia dulu berperadaban maju dan hancur akibat bencana besar gnung meletus dan tsunami banjir bandang..jangan sampai kita menjafi umat yang kembali terhukum krn kesombongan kita dan ke sok pintaran kita.. lebih baik terus belajar dan mencari kebenaran..

    View Comment
  24. Borobudur itu jelas-jelas peninggalan buddha semasa pemerintahan raja syailendra,,, bukan peninggalan nabi sulaiman. Buktinya, nuh di yemen kalian udah lihat apa nggak? pergi dong ke luar negeri, jangan hanya meneliti di negeri sendiri aja. Kaya manusia ngga’ pinter aja. KH.Fahmi Basya kaya’nya suka memanipulasi sejarah buddha aja deh.

    View Comment
  25. Sudah sudah ngapain berebut.. Yg harus kita tahu sekarang masjid tempat ibadah umat Islam ada bagianya sediri” .. Damai itu indah… Penting umat Islam tenang beribdah . Umat hindu tenang beribdh. Umat budha tenang beribdah…

    View Comment
  26. saya mendukung KH.Fahmi basya, manusia tidak luput dari kesalahan pasti ada beberapa kesalahan dari analisis Beliau, saya lebih banyak belajar dari komentar ( itulah pandangan manusia ). saya hanya berpendapat bahwa jikalau benar ada peninggalan nabi sulaiman as diindonesia dapat dibanggakan,dan kapal nabi nuh sebenarnya terbuat dari kayu jati indonesia,,,apalah daya kita manusia biasa yang hidup sampai hitungan tahun ( janganlah bercakap besar tentang analisa seseorang ) apa yang sudah kita buat?… KH.FB tidak lah sembarang bicaa hanya demi 32 tahun dan jikalaupun ia benar apa yang akan terjadi,perubaan baikkah / malah lebih burukkah! insyaallah KH.FB dapat mengungkapkan kebenarang yang sebenarnya amin…

    View Comment
  27. Kemungkinan agama hindu atau budha merupakan agama yang di bawa oleh nabi Allah juga namun pada saat itu belum ada larangan untuk membuat patung nabi mereka atau patung orang-orang sholeh pada jamanya. Sehingga seiring perkembangan jaman mereka menjadikanya patung2 itu sebagai Sembahan. Nah pada massa nabi Muhammad SAW melarang umatnya membuat patung lantaran kwatir nantinya patung2 itu akan di sembah oleh umatnya nanti seperti umat-umat sebelumnya.

    View Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *