Air yang Sangat Mematikan di Dunia

Dunia ini 70% di antaranya adalah berupa perairan. Kenapa demikian? Karena air memang menjadi bahan kebutuhan utama untuk makhluk hidup bertahan hidup di dunia ini.

Tetapi tahukah Anda jika ada beberapa sumber air yang mematikan di dunia ini? Ya, sekalipun memang menguntungkan akan keberadaannya, sumber-sumber air ini bisa dianggap mematikan karena sangat berbahaya jika dikonsumsi oleh manusia.

Apa saja 7 sumber air paling mematikan di dunia? Berikut adalah ulasannya:

Loading...

1. Sungai Johannesburg

Sungai Johannesburg
Sungai Johannesburg di Afrika Selatan

Jika Anda berkesampatan mencari air di sekitar sungai Johannesburg maka Anda harus berhati-hati karena akan ada banyak sekali bakteri E. Coli berlarian di dalamnya.

Jumlah bakteri E. Coli di sungai ini juga begitu banyak hingga melampaui tingkat yang masuk akal. Beberapa daerah, seperti dekat Jembatan Cheetah, terdapat E. coli 240 kali lipat yang tentunya jika dikonsumsi bisa mengakibatkan sakit perut parah.

2. Danau Karachay

Danau Karachay di pegunungan Ural selatan, Rusia Barat
Danau Karachay di pegunungan Ural selatan, Rusia Barat

Danau Karachay yang terletak di Karachay sangatlah murni, indah namun mematikan. Tetapi di balik itu, danau Karachay bisa menjadi sumber radioaktif paling berbahaya di muka bumi karena menjadi tempat pembuangan utama limbah nuklir sampai tahun 90-an.

MENARIK:  Apakah Kapal Nabi Nuh Berasal Dari Indonesia?

Racun Karachay cukup untuk bisa membunuh manusia tanpa harus meminum airnya. Bagaimana bisa? Karena dengan berdiri di pinggirnya kita sudah bisa menerima serangan radiasi mematikan yang efek radioaktifnya tak akan hilang sampai setidaknya 500 tahun nanti.

3. Sungai Potomac

Sungai Potomac di Washington DC, Amerika Serikat
Sungai Potomac di Washington DC, Amerika Serikat

Sungai Potomac terletak di bawah kota Washington DC dan dianggap sebagai sungai mematikan karena seringnya korban tewas di sana. Sungai ini bermuara di tiga negara bagian seperti Carolina Utara, Maryland dan Virginia Barat.

Daerah di antara Great Falls dan Chain Bridge membentuk aliran jeram yang menurun sejauh 1,5 kilometer sehingga arusnya sangat kuat yang bisa membuat siapapun terjebak dan tewas di dalam air. Dilaporkan rata-rata 6 orang tewas setiap tahunnya di Potomac sehingga membuatnya begitu buruk.

MENARIK:  Adam Membangun Ka’bah Untuk Memenuhi Perintah Tuhan

4. Sungai Belle Fourche

Sungai Belle Fourche di South Dakota USA
Sungai Belle Fourche di South Dakota USA

Sungai Belle Fourche sebenarnya tidaklah beracun atau mengandung radioaktif. Namun sungai berbentuk danau ini memiliki titik-titik pusaran air mematikan yang tidak diketahui penyebabnya.

Terletak di dekat bendungan Diversionm, tercatat sudah banyak sekali kematian yang terjadi di sungai ini. Kebanyakan korbannya adalah penduduk yang sedang menikmati indahnya sungai namun terperangkap pada pusaran air dan hilang di bawah air.

5. Sungai Tualatin

Sungai Tualatin di Oregon
Sungai Tualatin di Oregon

Sungai Tualatin di Oregon bukanlah tempat yang menyenangkan untuk anjing. Karena hampir setiap tahunnya banyak anak anjing yang tewas karena paparan racun ganggang hijau-biru.

Sebenarnya ganggang itu mengandung bakteri yang bisa membuat diare parah bagi siapapun yang mengonsumsi airnya, termasuk anjing-anjing peliharaan di sekitar daerah sungai.

6. Danau Mendidih

Danau Didih atau Boiling Lake di Dominika
Danau Didih atau Boiling Lake di Dominika

Dinamakan Danau Didih (Boiling Lake) dan ditemukan pada tahun 1870 oleh dua pria Inggris. Temperatur yang ada di danau ini mencapai 82-91,5°C (180-197°F) yang sangat mampu untuk membuat kulit terkelupas.

MENARIK:  Berbagai Perkakas Zaman Prasejarah di Sepanjang Aliran Ciliwung

Jangan berhenti kaget, karena suhu setinggi itu hanyalah diukur dari pinggiran danau yang berarti di bagian tengah dan dalamnya jauh lebih panas. Berniat untuk mengukurnya? Semoga Anda tidak terebus hidup-hidup.

7. Danau Kivu

Danau Kivu di perbatasan antara Republik Demokratik Kongo dengan Rwanda, di Afrika Tengah
Danau Kivu di perbatasan antara Republik Demokratik Kongo dengan Rwanda, di Afrika Tengah

Danau Kivu terletak pada wilayah perbatasan antara Republik Demokratik Kongo dengan Rwanda, di Afrika Tengah. Danau Kivu bermuara ke Sungai Ruzizi, yang ke selatan mengalir ke Danau Tanganyika.

Sekitar 300 meter atau 1.000 kaki di bawah Danau Kivu ada sebuah bom waktu. Bom waktu itu adalah lebih dari 250 kubik kilometer (60 kubik mil) zat karbon dioksida bersama sekitar 65 kubik kilometer gas metana yang lebih dari cukup untuk mengalirkan listrik ke beberapa negara.

Masalahnya jika bom waktu itu diamankan maka akan membanjiri pemukiman di sekitarnya dan bisa menewaskan ribuan orang. Kini gas metana itu tidak aktif dan mungkin saja menunggu waktu untuk meledak.

KOMENTAR untuk “Air yang Sangat Mematikan di Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *