Bumi dan Beberapa Bintang Terbesar di Galaksi Bima Sakti

KEAJAIBANDUNIA.WEB.ID – Bumi adalah tempat tinggal bagi jutaan makhluk hidup, termasuk manusia. Wilayah Bumi yang dihuni manusia dikelompokkan menjadi 200 negara berdaulat. Bumi terbentuk sekitar 4,54 miliar tahun yang lalu, dan kehidupan muncul di permukaannya pada miliar tahun pertama.

Planet bumi
Bumi juga merupakan planet terbesar dari empat planet kebumian Tata Surya.

Bumi tergolong planet kebumian yang umumnya terdiri dari bebatuan, bukannya raksasa gas seperti Yupiter. Bumi adalah planet terbesar dari empat planet kebumian lainnya menurut ukuran dan massa. 

Bumi berinteraksi secara gravitasi dengan objek lainnya di luar angkasa, terutama Matahari dan Bulan. Ketika mengelilingi Matahari dalam satu orbit, Bumi berputar pada sumbunya sebanyak 366,26 kali, yang menciptakan 365,26 hari matahari atau satu tahun sideris.

Loading...

Matahari adalah salah satu bintang, seperti bola panas gas bercahaya di jantung sistem tata surya kita. Tanpa energi intens matahari dan panasnya, kehidupan di bumi akan sangat sulit. Ada miliaran bintang seperti matahari tersebar di seluruh galaksi Bima Sakti.

Apa yang bisa dilihat dari Bumi hanya sebagian kecil dari jumlah bintang di galaksi kita. Perkiraan terbaik menurut ilmu pengetahuan adalah bahwa di Galaksi Bima Sakti saja ada sekitar 200 – 400 miliar bintang-bintang.

Terima kasih kepada Galileo Galilei yang menemukan teleskop pertamanya sehingga bisa melihat Galaksi tempat tinggal kita yang bernama Milky way Galaxy, atau di Indonesia dinamakan Galaksi Bima Sakti.

Galaksi adalah tempat yang luas, memiliki sistem gravitasi terikat yang terdiri dari bintang-bintang, sisa-sisa bintang, dan sistem antar bintang dari gas dan debu, dan dihipotesiskan, komponen penting tapi kurang dipahami disebut materi gelap.

Bagian tengah Galaksi sangat sulit untuk dilihat, meskipun memakai teleskop tercanggih sekalipun, karena awan gas dan debu raksasa menghalangi pandangan. Para ilmuwan berpikir, bahwa Bagian Tengah Galaksi mengandung sebuah lubang hitam supermasif (Supermassive Black Hole) yang menelan segala sesuatu yang melewati terlalu dekat dengannya, bahkan cahaya pun ditelannya.

Sistem Tata Surya
Sistem Tata Surya

Di dalam Galaksi Bima Sakti terdapat Sistem Tata Surya Antar Bintang, kemudian di dalam Sistem Antar Bintang ini terdapat Solar System, atau dikenal dengan nama Sistem Tata Surya, dan di dalam tata surya terdapat Bumi yang dikenal sebagai rumah manusia, salah satu makhluk paling cerdas di Galaksi.

VY Canis Majoris termasuk “Hyper Giant Star”. Kelilingnya konon kira-kira hampir 3 Milyar kilometer, Kalau dibandingkan dengan Matahari, maka matahari tidak akan kelihatan, biarpun kelihatan, harus diperbesar dengan Kaca Pembesar. Jika Pesawat terbang dengan kecepatan 900 km/jam mengelilingi Bintang ini, maka membutuhkan waktu 1100 tahun hanya untuk 1 kali putaran.

Tapi jika bintang VY Canis Majoris ini dikira besar, itu belum sebanding dengan bintang-bintang lain di galaxy yg lain. VY Canis Majoris hanya seperti titik di dalam Galaksi Bima Sakti (Milkyway Galaxy), itu pun harus diperbesar pake “Kaca Pembesar”.

Tambahan: NML Cygni atau V1489 Cygni adalah “red hypergiant star” salah satu yang termasuk Bintang Terbesar Yang Dikenali, dan mungkin saja masih ada yang lebih besar lagi yang belum ditemukan.

Bumi Dan Beberapa Bintang Terbesar Di Galaksi Bima Sakti
Perbandinga Bumi dan Beberapa Bintang Terbesar di Galaksi Bima Sakti

Ukuran diameter Galaksi Bima Sakti kira-kira 100.000 – 120.000 tahun cahaya, terdiri dari kira-kira sebanyak 200-400 milliar bintang-bintang, Sedangkan jarak Matahari ke Pusat Galaksi Bima Sakti kira-kira 26.000-28.000 tahun cahaya. Matahari (dan planet dalam tata surya) membutuhkan waktu sekitar 200 juta tahun untuk satu kali putaran mengelilingi Galaksi.

1 tahun cahaya = 9,4 x 1.000.000.000.000 km = atau dibulatkan
sekitar 10.000.000.000.000 km (ini hanya perjalanan satu tahun cahaya)

Galaksi terbesar yang pernah diamati oleh astronom yaitu Galaksi IC 1101 (Galaksi Terbesar Di Ruang Angkasa). Galaksi ini disebut “supergiant elleptical Galaxy”, mempunyai diameter kira-kira 6 juta tahun cahaya, yang didalamnya terdiri dari unsur-unsur kebanyakan materi gelap dan bintang-bintang sebanyak kira-kira 100 trilliun bintang. Adalah lebih besar 50 kali lipat dari Galaksi Bima Sakti (Milky way Galaxy) dan 2000 kali lebih massive.

Tapi janganlah mengira jika Galaksi IC 1101 sudah besar ukurannya, bahwa Galaksi ini hanyalah seperti sebuah titik dari milliaran atau triliunan Galaxy (atau tidak dapat dipetakan jumlahnya oleh astronom) di seluruh Alam Semesta.

Ilmuwan belum mengetahui dimana “tengah” atau “ujung” dari seluruh alam semesta, belum ada titik acuan tertentu yang dapat digunakan untuk lokasi keseluruhan alam semesta. Ada spekulasi bahwa semesta (Galaksi Bima Sakti) kita hanya satu dari triliunan tak terhitung jumlahnya dalam multiverse yang lebih besar.

supergiant elleptical Galaxy
supergiant elleptical Galaxy

Pikirkan tentang bumi, Lautan, Gunung, Hutan, jutaan bentuk kehidupan, Petir, Salju, Sejarah, termasuk peradaban masa lalu dan dinosaurus.

Sekarang perhatikan bahwa setidaknya ada 10 triliun sistem planet yang ada di Galaksi Bima Sakti ini. Perhatikan “setidaknya” terdapat 10.000.000.000.000 dan Bumi adalah “1” diantaranya.

Tambahkan kemungkinan ada berbagai dimensi, atau bahkan tak terbatas, yang berarti suatu kehidupan bisa ada di planet seperti Bumi tanpa kita sadari, dan sifat perjalanan waktu dan interaksi dengan gaya gravitasi seperti lubang hitam yang misterius, dan konsep melebihi kemampuan pikiran manusia untuk memahami. Disinilah makhluk yang paling sempurna sebaiknya menyadari tujuannya diciptakan.

Ada baiknya anda menyimak video di bawah ini yang mungkin akan  dapat menggugah Hati para pembaca sekalian, betapa kecilnya dunia dan matahari ini.

Keberadaan jagat raya dan seluruh isinya maka tidak mungkin semua ciptaan tersebut tidak ada yang menciptakan. Tidak mungkin tidak ada yang berbuat. Artinya tidak mungkin Allah tidak ada. Allah pasti ada dan keberadaan Nya sebelum segala sesuatu ada dan tanpa ada sesuatupun yang mendahului Nya.

Keberadaan Nya setelah menciptakan segala sesuatu meliputi seluruh ciptaan Nya. Ingatlah bahwa sesungguhnya Dia Maha Meliputi segala sesuatu. [ QS Fushshilat 41 : 54 ]. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. [ QS Al Hadiid 57 : 4 ]. Dia selalu bersama dengan seluruh ciptaan Nya di seluruh alam yang Dia kuasai Nya tanpa pernah sedetikpun berpisah.

Karena ketika Dia terpisah dengan seluruh ciptaan-Nya maka akan ada jarak antara Dia dengan ciptaan-Nya. Artinya masing – masing menempati tempat sendiri. Allah berada pada satu tempat sendiri dan ciptaan-Nya juga membutuhkan tempat sendiri.

MENARIK:  Dahulu Indonesia Adalah Sunda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *