Misteri Garis-Garis Nazca Dibuat Manusia Atau Makhluk Asing?

KEAJAIBANDUNIA.WEB.ID ~ Selama lebih dari 50 tahun Maria Reiche melakukan penelitian terhadap objek garis-garis Nazca, menurutnya masyarakat yang membuat garis-garis Nazca tinggal di lembah berbeda selama lebih dari 3000 tahun dan meninggalkan jutaan bukti keberadaan mereka.

Dimana wilayah itu telah ditemukan emas murni dan perak, artefak tembikar yang terawat baik, dan kain terbaik dunia. Tetpi Reichi tidak mengetahui sejak kapan mereka membuat garis-garis Nazca, jumlah garis sangat banyak dan masing-masing dibuat dengan presisi maksimal, setidaknya sudah menghabiskan waktu setengah generasi.

Garis-Garis Nazca Dibuat Manusia Atau Makhluk Asing
Garis-Garis Nazca Dibuat Manusia Atau Makhluk Asing?

Uji penanggalan karbon 14 pernah dilakukan pada kayu yang ditemukan di Quadrangle, setidaknya dibuat pada tahun 550 M. Gambar telah diperpanjang saat masa-masa pemerintahan Inca, karena ada beberapa gambar yang khas dengan gaya Inca dan terkadang usianya jauh lebih tua. Penambahan gambar dengan sangat baik dan bisa saja diperpanjang selama lebih dari 2000 tahun sebelumnya.

Loading...

Sejauh ini, fakta yang terlihat bahwa wailayah Nazca datar, seperti terpotong rapi layaknya sebuah meja. Hal ini memudahkan orang-orang terdahulu membuat garis lurus tidak terlalu rumit dan bisa dilakukan dengan teknik survei sangat sederhana, sedikitnya menggunakan tiga batang tongkat pembuat garis seperti pembuatan garis ditanah pada umumnya. Jika salah satu ingin memastikan bahwa jalur ini tetap mempertahankan kelurusannya, tongkat pertama bisa dan kedua bisa memastikan ketepatan akurasi.

Jadi, tidak benar adanya dugaan keterlibatan intervensi makhluk asing yang membuat garis-garis misterius di Nazca. Joe Nickell dari Universitas Kentucky menjelaskan bahwa seniman Nazca telah menyiapkan gambar awal enam kaki persegi kecil. Gambar awal kemudian dipecah menjadi beberapa bagian untuk dibesarkan.

Melalui garis lurus, Nickel mengamati apa yang bisa dilakukan dengan peregangan tali antara dua bukti, lingkaran yang ditemukan dengan mudah bisa dijelaskan dengan menggunakan tali dan kurva yang lebih kompleks dapat ditarik dengan menghubungkan daerah yang sesuai. Sebagai bukti, laporannya menyatakan bahwa memang ada batu atau lubang pada titik-titik yang digunakan sebagai pusat busur.

Teori tokoh hewan yang terukir bisa saja dibuat dengan menggunakan gambar skala atau teknik lain yang terkait dan tidak menghilangkan gagasan bahwa semuanya bisa dikerjakan jika desainer berada di udara. Misalnya, desainer menggunakan balon udara primitif ataupun piring terbang, seperti yang dijelaskan dalam teori kontroversional.

Setidaknya, Maria Reiche telah menghabiskan lebih dari 50 tahun untuk menunjukkan hubungan langsung dengan beberapa jenis refleksi hubungan kosmik, seperti hubungan dengan formasi rasi bintang. Tetapi pemodelan komputer menunjukkan tidak ada korelasi langsung dengan konstelasi tertentu.

Phyllis B Pitluga, seorang anak didik Reiche dan astronom senior di Planetarium Adler Chicago, pada tahun 1998 dia menyimpulkan bahwa tokoh hewan menggambarkan bentuk surgawi. Menurutnya bukan bentuk rasi bintang tetapi Rasi Counter, sebuah Patch Gelap yang tidak teratur di Bima Sakti.

Tahun 1985, arkeolog Johan Reinhard menerbitkan data arkeologi, etnografi, dan sejarah yang menunjukkan bahwa penyembahan gunung dan sumber air lainnya didominasi dalam ekonomi dan agama Nazca kuno sampai beberapa kali.

Garis-garis Nazca dan angka didalamnya merupakan bagian dari praktek keagamaan yang melibatkan penyembahan dewa terkait dengan ketersediaan air, secara langsung berkaitan dengan keberhasilan dan produktivitas tanaman pangan.

Jim Woodmann percaya bahwa garis-garis Nazca bisa tidak telah dibuat tanpa beberapa bentuk penerbangan berawak untuk melihat angka-angka benar. Berdasarkan studinya tentang teknologi yang tersedia, ia menyarankan bahwa balon udara panas adalah satu-satunya cara yang mungkin dari penerbangan.

Untuk menguji hipotesis ini, Woodmann membuat balon udara menggunakan bahan dan teknik yang mungkin tersedia waktu itu. Tetapi kebanyakan sejarawan menolak tesis Woodmann karena kurangnya bukti balon tersebut.

Begitu banyaknya teori yang diusulkan sejarawan, tidak satupun hipotesis mampu menjelaskan keseluruhan misteri garis-garis Nazca, sebuah fenomena geoglyph yang mungkin berasal dari konstruksi berbeda selama beberapa abad, bahkan diciptakan oleh orang yang berbeda dengan alasan bervariasi.

MENARIK:  Mencari Jejak Pesawat MH370 di Samudera "Ganas" Hindia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *