Silsilah Keturunan Nabi Ibrahim AS, Bapak dari 18 Orang Nabi

 

KEAJAIBANDUNIA.WEB.ID ~ Nabi Ibrahim (tahun 1997 SM s/d 1822 SM) merupakan nabi dalam agama Samawi, dan sering disebut sebagai “bapak para nabi”. Ia mendapat gelar Khalil Allah atau Sahabat Allah. Selain itu beliau bersama anaknya, Nabi Ismail terkenal sebagai pengasas Kaabah.

 

Nabi Ibrahim ASNabi Ibrahim al-Khalil dilahirkan di Ur, daerah bagian selatan Irak. Beliau lahir di kalangan masyarakat penyembah berhala. Mereka membuat patung pada zaman Raja Namrud bin Kan’an. Ayahnya, Azar adalah seorang yang cukup pandai dalam membuat berhala yang menyesatkan ini.

Nabi Ibrahim, istrinya Hajar, dan anak mereka yang masih menyusu, Ismail, berjalan ke suatu tempat yang diperintahkan Allah. Ibrahim diperintahkan untuk berhenti di sebuah lembah yang tandus. Hal itu dilakukan setelah beliau menunaikan kewajiban dan mensyukuri semua nikmat Allah.

Beliau lalu kembali pulang ke kota al-Khalil (Hebron) di Palestina dengan meninggalkan Hajar dan anaknya di lembah tersebut.

Dengan bertawakal, berharap Allah melindungi anak dan istrinya, Ibrahim berdoa seperti yang tertuang dalam firman Allah, “Ya Rabb, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah-Mu (Baitullah) yang dihormati. Ya Rabb, (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan berilah mereka rezeki dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur,” (QS. Ibrahim [14]: 37).

Tokoh sentral dalam upacara ritual Ibadah Haji dan upacara Qurban adalah Nabi Ibra-hiym AS, ibunda Hajar dan Nabi Isma-‘iyl AS. Pelaksanaan Ibadah Haji yang antara lain dinyatakan dengan gerak fisik merupakan napak tilas ketiga orang tokoh sentral itu.

  • Tawaf 7 kali dengan arah yang berlawanan dengan jarum jam jika dilihat dari udara, adalah napak tilas Nabi Ibra-hiym dan Nabi Isma-‘iyl ‘Alayhima sSalam pada waktu membangun kembali Ka’bah yang dibangun oleh kakek dan nenek kita Nabi Adam AS dan Hawa. Pada zaman Nabi Ibra-hiym AS hanya tinggal bekasnya berupa dasar Ka’bah berwujud tanah yang ketinggian. Nabi Ibra-hiym AS mengenal tempat bekas bangunan itu atas petunjuk malaikat Jibriyl. Kedua ayah dan anak itu pada waktu membangun kembali Ka’bah 7 kali mengelilingi hingga selesai membangun.
  • Sa’iy, berjalan dan berlari 7 kali pulang balik antara bukit Safa dan Marwah adalah napak tilas yang dijalani ibunda Hajar berlari-lari di antara kedua bukit itu 7 kali untuk mencari air.
  • Melempar jamrah di Mina (dewasa ini biasa pula diucapkan dengan Muna) adalah napak tilas melempar setan yang mencoba menghalangi pelaksanaan qurban, yang akhirnya Allah menyuruh ganti Isma-‘iyl dengan domba.
  • Menyembelih binatang qurban adalah napak tilas pelaksanaan qurban tersebut, yang bermakna bahwa betapapun juga pentingnya tujuan yang akan dicapai tidak boleh melecehkan apapula membunuh nilai kemanusiaan.

Dalam Al Quran disebutkan nama 25 orang nabi. Tetapi itu tidaklah berarti bahwa nabi-nabi hanya sejumlah 25. Sebelum Nabi Muhammad SAW, Allah mengutus nabi dan rasul kepada setiap bangsa.

Nabi Ibrahim AS adalah bapak dari 18 orang nabi, yaitu Nabi-Nabi: Isma-‘iyl, Isha-q, Ya’quwb, Yuwsuf, Ayyuwb, DzulKifli, Syu’aib, Yuwnus, Muwsa, Ha-ruwn, Ilya-s, Ilyasa’, Da-wud, Sulayma-n, Zakariyya-, Yahya, ‘Iysa ‘Alahimu sSala-m, RasuluLlah Muhammad SAW.

Berikut ini disajikan silsilah keturunan Nabi Ibra-hiym AS.

Nabi Ibra-hiym AS(6) mempunyai 3 orang putera, yaitu Nabi Isma-‘iyl AS(8) beribukan Hajar, Nabi Isha-q AS(9) beribukan Sarah dan Madyan (bukan nabi), beribukan Katurah.

GENERASI PERTAMA SESUDAH NABI IBRA-HIYM AS

  • Nabi Isma-‘iyl AS menurunkan: Haidar – Jamal – Sahail – Binta – Salaman – Hamyasa – ‘Adad – ‘Addi – Adnan – Ma’ad – Nizar – Mudhar – Ilyas – Mudrikah – Khuzaimah – Kinanah – Nadhar – Malik – Fihir – Ghalib – Luaiy – Ka’ab – Murrah – Kilab – Qushay – ‘Abd.Manaf – Hasyim – ‘Abd.Muththalib – ‘Abdullah – NABI MUHAMMAD SAW(25).
  • Nabi Isha-q AS mempunyai 2 orang putera yaitu Isu (bukan nabi) dan Nabi Ya’quwb AS, kemudian bernama Isra-iyl, sehingga keturunannya dinamakan Bani Israil.
  • Madyan menurunkan: Nabit – Iya – Syafun – Nabi Syu’aib AS(14) (menjadi mertua Nabi Muwsa AS(16)).

GENERASI KEDUA SESUDAH NABI IBRA-HIYM AS

  • Isu menurunkan: Anwas – Nabi Ayyuwb AS(12) – Nabi Dzu lKifli AS(13)
  • Nabi Ya’quwb AS, (Israil) mempunyai 12 orang putera, dan dari ke-12 orang ini terbentuklah 12 suku Bani Israil. Yang disebutkan di sini hanya 4 orang di antaranya saja, yaitu yang menjadi nabi dan mempunyai keturunan nabi: 1. Nabi Yuwsuf AS(11), 2. Lawi (Wardun), 3. Yahuza (Ra’sun), dan 4. Bunyamin.

GENERASI KETIGA SESUDAH NABI IBRA-HIYM AS

  • Nabi Yuwsuf AS mempunyai tiga orang anak. Ketiga anaknya tidak ada yang menjadi nabi.
  • Lawi (Wardun) menurunkan: Kahis – Yashar – Imran. Adapun Imran mempunyai 2 orang anak semuanya menjadi nabi, yaitu Nabi Musa AS (keturunannya tidak ada yang nabi) dan Nabi Ha-ruwn AS(17). Adapun Nabi Ha-ruwn AS menurunkan: Izhar – Fanhas. Adapun Fanhas ini berputra 2 orang yaitu Yasin dan Ukhtub. Yasin memperanakkan Nabi Ilya-s AS(18), sedangkan Ukhtub memperanakkan Nabi Ilyasa-‘AS(19).
  • Yahuza (Ra’sun) menurunkan: Baras – Hasrun – Raum – Umainizab – Yawksawn – Salmun – Yu’ar – Ufiz- Isya – Nabi Da-wud AS(20) – Nabi Sulayma-n AS(21)
  • Bunyamin menurunkan: Abumatta – Matta – Nabi Yuwnus AS(15)

Silsilah selanjutnya dimulai dari Nabi Sulayma-n AS yaitu:

GENERASI KE-14 SETELAH NABI IBRA-HYM AS

  • Nabi Sulayma-n menurunkan: Raji’un (Roboam) – Ababa (Abia).
  • Ababa memperanakkan Sahfasat dan Radim.
  • Sahfasat menurunkan: Salum – Nakhur – Shadiqah – Muslim – Sulaiman – Daud – Yaksan – Shaduk – Muslim – Adam – Yahya – Nabi Zakariya AS(22) – Nabi Yahya AS(23).
  • Radim menurunkan: Yahusafat – Barid – Nausa – Nawas – Amsaya – Izazaya – Au’am – Ahrif – Hizkil – Misyam – Amur – Sahim – ‘Imra-n – Maryam – Nabi’Isa AS(24).

Selanjutnya akan disajikan silsilah asal-usul Nabi Ibra-hiym AS.

Silsilah ini menanjak ke atas hingga Nabi Adam AS(1).

  • Nabi Ibra-hiym AS – Tarikh (Thara) – Nakhur – Sarugh – Urghu (Ragau) – Falikh – Abir – Syalikh (Sala) – Finan – Arfakhsyadz – Sam – Nabi Nuwh AS(3) – Lamik – Matusalkh – Mahanaukh (Enoch) – – – – – – – seterusnya, berapa jumlah generasi antaranya hanya Allah Yang Maha Tahu – Yarid – Mahkail – Qinan – Anwas – Syisy (Seth) – Nabi Adam AS.
  • Sebagai tambahan, dari Yarid hingga sejumlah beberapa generasi ke bawah – Yardukil – Nabi Idriys AS(2).
  • Adapun Sam selain memperanakkan Arfakhsyadz juga memperanakkan antara lain Iram, Amu dan Kursyun.
  • Iram menurunkan: ‘Aush – Ad – Khulud – Riba – ‘Abdullah – Nabi Huwd AS(4) – Haran – Nabi Luwth AS(7).
  • Amu menurunkan Tsamud – Hadzir – ‘Ubayd – Masih – Asif – Ubaid – Nabi Shalih AS(5).
  • Kursyun menurunkan: San’ar – Kana’an – Namruwj, yaitu raja yang membakar Nabi Ibra-hiym AS.

WaLlahu a’lamu bishshawab

[H.Muh.Nur Abdurrahman]

(*) Dari “Handbook” (tulisan tangan yang beraksara ‘Arab dan Lontaraq).

 

10 TOPIK MENARIK LAINNYA

teks deskripsi bahasa inggris yg ber jodol sawah, contoh teks deskripsi bahasa inggris tentang sawah, unsur intrinsik legenda gunung kelud b jawa, siapa saja titisan dewa wisnu, pikulun, asal usul sunan pangkat, cara meramal pemilihan kepala desa, arti bahasa jawa samudono, naskah monolog pendek sumpah pemuda, contoh teks deskepri tentang sawah dalam bahasa inggiris beserta artinya

JANGAN LEWATKAN