Imperium Kepulauan Yang Hilang Di Sebelah Timur

KEAJAIBANDUNIA.WEB.ID ~Lanjutan dari artikel Siapakah Bangsa Hyksos ? Dimanakah lokasi sebenarnya Atlantis di Asia Tenggara jika kita percaya hanya memang berada di Asia Tenggara? Untuk membuktikan hal ini kita memulai pembahasan siapa sebenarnya bangsa Phoenicia? Mengapa bangsa ini dinamakan sebagai Phoenicia?

Hal ini penting untuk keluar dari pintu tekateki” memasuki gerbang jawaban. Pembahasan ini insyaAllah akan memecahkan tekateki siapa sebenarnya Bangsa Melayu di Asia Tenggara lantaran anggota Anthropology barat menggelar rumpun ini sebagai MalayoAustronesia?

bangsa Phoenicia
Gambar Ilustrasi bangsa Phoenicia

Rahasia bangsa Sulug adalah perahu yang menjadi alat perhubungan mereka beribu tahun sesuai dengan kehidupan di daerah kepulauan. Bangkai kapal di atas terbuat dari susunan papan yang berusia ribuan tahun menunjukkan Bangsa Sulu sudah jauh lebih maju.

Loading...

Untuk membicarakan dan mendapat jawaban tentang bangsa Phoenicia para peneliti harus keluar dari Kepompong” Kemelayuan yang hanya terfokus ChandiChandi Hindu dan Buddha yang jelas Paganisme. Padahal telah dimaklumi oleh para ilmuwan hari ini Manusia pada awalnya adalah satu dan menyembah TUHAN yang Satu yang kemudian berkembang menyembah dewa (Dewadewi).

Hal ini telah diungkap oleh Harun Yahya dan tentu saja bangsa Austris pada awalnya adalah penyembah satu Tuhan (Monotisme). Kita perlu menelusuri akar rumput dari mana bangsa ini dimulai sejak zaman kuno yang sangat kurang diketahui perkembangannya dibandingkan zaman keemasan” SrivijayaMajapahitChampaKedahTua.

Zaman keemasan sudah jelas hanya tertulis dan diketahui tapi masih tidak dapat memuaskan akal dan pikiran secara tuntas mengenai Atlantis. Penjelasan Pulau Atlantis sebagai pusat peradaban dunia beribu tahun yang lalu. Di manakah lokasi pulau Atlantis?

Ketika para peneliti Nusantara sibuk mengatakan bahwa disinilah tempatnya pulau yang dikatakan Atlantis tetapi tidak ada satu pun penjelasan yang konkret dan meyakinkan. Dakwaan yang mengatakan Sumatra adalah tempatnya yang sebenarnya perlu dibuktikan dengan keberadaan budaya, adat, bentuk muka bumi dan yang dikatakan peradaban” itu benarbenar ada.

Sebagian peneliti mengatakan walau pun Sumatra adalah tempatnya namun pusatnya berada di salah sebuah pulau yang dekat tetapi sudah tenggalam setelah peristiwa pencairan es dan banjir besar. Satu blog Indonesia atlantis-lemuria-indonesia.blogspot.com menyatakan, Menurut Noel, ahli mitologi dari Perancis, mengatakan bahwa Taman Firdaus (Garden of Eden) Hinduisme disebut Svarna Dvipa (pulau Emas) dalam Sansekerta.

Svarna Dvipa sekarang disebut Sumatera, dianggap Taman Firdaus dan merupakan episentrum bumi dan disebut Pusar Bumi (Mangkubumi). Di luar pembuktian di atas, masih banyak bukti lain yang dikemukakan oleh Santos dengan memperhatikan geologis, arkeologis, dan tradisi oral maupun lisan yang menunjukkan bahwa Atlantis kemungkinan besar terletak di regional Lembah Indus yang membentang dari Asia Kecil (India) hingga Indonesia dengan pusat peradaban justru di Indonesia.

Plato mengungkapkan tiga tempat dengan nama Atlantis, di mana satu adalah pulau kecil sebagai ibukotanya . Perhatikan kata Plato pada ayat terakhir di atas. Pulau kecil yang dimaksudkan di mana? Bloger tersebut menghubungkan lagi, Menurut Plato tembok Atlantis terbungkus emas, perak, perunggu, timah dan tembaga.

Pada masa itu sampai saat ini, hanya beberapa tempat di dunia yang merupakan produsen timah utama. Salah satunya disebut sebagai Kepulauan Timah dan logam, Tashish, Tartessos dan nama lain, tidak lain adalah Indonesia. Jika Plato benar, maka Atlantis sesungguhnya adalah Indonesia

9000 tahun sebelum 600 SM, adalah masa 18 Torchbearers s Newsletter kehancuran Atlantis. Jaman es terakhir yang menyebabkan banjir besar terjadi tepat 9600 SM (11.600 tahun lalu).

Sisasisa Atlantis sekarang membentuk kepulauan Indonesia dengan sekian banyak gunung berapi yang berada di atas permukaan laut ketika bencana datang. Daerah ini kemudian disebut oleh bangsa Yunani sebagai Wilayah Kematian yang tidak bisa dilayari. Sebagian besar benua Atlantis tenggelam di bawah Laut Cina Selatan .

Perhatikan pernyataan terakhir di atas Atlantis sebagian tenggelam di Laut Cina Selatan, di bagian mana? Bukankah yang dimaksudkan adalah kepulauan yang kita kenali sebagai Filipina hari ini? Dari dulu sampai sekarang bangsabangsa di dunia menyebutkan Atlantis dengan berbagai gelar antaranya, Sheol (Neraka) oleh Yahudi untuk daerah yang hancur, Hades oleh Yunani (Yunani), Amenti atau Punt oleh Mesir, Dilmun (Garden of Eden) oleh Mesopotamia atau Sumeria , Svarga oleh Hindu, Avalon oleh Celts, Ophir & Tarshish oleh Spanyol dan Portugis, dan lain lain.

Atlantis satu nama misterius, terlalu misterius sehingga dunia modern yang serba canggih masih belum menemukan atau mengidentifikasi dimana pulau Atlantis sebenarnya. Apa yang jelas pada kita adalah Atlantis bukannya di laut Atlantik karena kalau itu benar di sana sudah tentu daerah Afrika Barat mendapat limpahan dari kehebatannya yang kita dapat lihat hari ini.

Berikut adalah fiturfitur Atlantis, Ini sebuah pulau kecil dan menguasai kepulauan lain. Bermulanya Peradaban Manusia (Garden of Eden), Tempat subur dan berada di sebelah Timur Bumi (the place where the sun rises and the Land of the Living), Negeri kaya dengan Emas, Perak dan Batu berharga (Land of Ophir & Tarsis), Negari pusat maritim (ahli pelayaran dengan perahu), Hilang karena pencairan es (Banjir) dan gempa bumi serta letusan gunung berapi.  Apakah fitur di atas menepati kepulauan Sulu?

Bersambung

MENARIK:  Siapakah Bangsa Hyksos ?

KOMENTAR untuk “Imperium Kepulauan Yang Hilang Di Sebelah Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *