Asal-Usul Kayu Telogosari

 

KEAJIABANDUNIA.NET – Kayu Telogosari hanya ada di alam gaib, sama dengan bambu petuk yaitu sebagai sarana untuk menarik harta dari alam gaib dan yang ini, menurut cerita ada ‘dokter’ di Bondowoso yang mampu menarik uang dari alam gaib menggunakan sarana kayu ini lebih dahsyat dari bambu petuk, bisa ratusan M.

 

Dokter adalah sebutan dukun yang mampu melakukan ritual tersebut. Diceritakan kayu ini kalau dibakar, asapnya lurus ke atas dan apa bila dihalangi dengan tangan asap belok sesuai bentuk tangan dan di atas tangan kembali asap lurus.

Di pasaran barang antik dijual per senti Rp.600 juta, tetapi susah menemukan yang asli. Saya tidak melihat kebenaran dari cerita. Tetapi kayu ini memang bernilai sakral dan dipakai sebagai tongkat komando raja-raja besar di masa silam, sebagai simbol pemimpin adi luhung dan didengarkan suaranya, demikianlah wisiknya.

BACA:  Ratu Adil

Kayu ini dipercaya sebagai kayu yang paling disukai oleh Nyi Roro Kidul ( Kanjeng Ratu Pantai Selatan). Setiap kali ritual untuk berkomunikasi dengan Sang Ratu, biasanya kayu telogosari ini tidak ketinggalan dipergunakan sebagai salah satu media.

Konon kabarnya Sang Ratu Pantai Selatan bersedia mengabulkan seluruh permintaan sang pemilik kayu asalkan kayu tersebut diberikan kepada Sang Ratu.

Keistimewaan :

Pada saat kayu ini dibakar, maka asap yang muncul akan membumbung membentuk seperti garis lurus setinggi antara 5 hingga 10 cm dan kemudian baru asapnya berpenca. Konon penampilan yang seperti ini yang dipercaya lebih cepat untuk bisa berkomunikasi dengan Nyi Roro Kidul dan Kanjeng Ratu sangat menyukainya.

 

10 TOPIK MENARIK LAINNYA

Lintang Panjerino artinya, arti dari isi geguritan srengenge esuk, arti geguritan srengenge esuk, senjata dewa terkuat hindu, contoh tembang pocung sing ditulis nganggo aksara jawa, Kumpulan carpon sunda jeung pangarangna, prastowo alam karangan bahasa jawa, gawea cengkorongan silsilah pandawa, Mengartikan babad galuh asal usul ngaran kawali ke bahasa indonesia, Amanat sajak tatar Sunda

JANGAN LEWATKAN