Sebab Runtuhnya Kejayaan Sains Islam

KEAJAIBANDUNIA.WEB.ID Era Kegelapan atau “Zaman Kegelapan” (The Dark Ages) pada masa lalu, adalah justru “Zaman Keemasan Islam” atau Islamic Golden Ages) di dunia Islam atau Muslim. Pada kala itu ribuan saintis menemukan banyak penemuan-penemuan baru di segala bidang lalu ditulis ke dalam buku-buku sains mereka.

sebab-runtuhnya-kejayaan-sains-islam

Pada hukum Islam, jika seseorang baik itu ilmuwan atau tidak, lalu dia telah menemukan sesuatu, maka ilmu baru itu harus diberikan atau disebarkan kepada umat manusia, dan tidak diperkenankan dengan sistim “dijual”, “meminta upeti”, “hak cipta” atau “hak paten”.

Loading...

Karena dalam Islam, ilmu harus disebarkan tanpa bayaran, karena ilmu adalah salah-satu pahala yang tak akan pernah habis walau dia meninggal dunia.

Namun kebaikan ini dipergunakan oleh saintis barat untuk mempelajarinya dari buku-buku sains itu, lalu ditulis ulang dan dipatenkan atas nama-nama mereka. Setelah ditulis ulang, kemudian buku-buku itu dihancurkan, dibakar atau dibuang. Maka, hingga kini yang tercatat dalam sejarah adalah penemu-penemu dari Yunani, Romawi atau dari dunia Barat.

Penemuan-penemuan di dunia Islam oleh para saintis Muslim termasuk bidang biologi, berbagai bidang teknik, ekonomi, ilmu sosial, kedokteran, ilmu bedah, ilmu syaraf (neuroscientists), psikologi, robotika, optikal, geografi, ilmu bumi, ilmu kimia, ilmu fisika, ilmu politik, astronomi, astro-fisika dan masih banyak lainnya.

Tahukah Anda siapa yang dapat memetakan bola dunia paling mirip dengan penampakkan oleh satelit pada masa kini? Tahukan Anda kata “camera” berasal dari bahasa Arab “kamrah”?

Tahukah Anda siapa penemu Al-Jabbar (Al-Gebra), Al-Logaritma, Alcohol dan lainnnya? Tahukah Anda bahwa banyak sekali nama-nama pulau dan benua yang pernah dijelajahi oleh pelaut Muslim awalnya berbahasa Arab? Kini semuanya telah diganti.

Tahukah Anda bahwa ribuan spesies hewan awalnya bernama Arab? Kini diganti dengan penamaan Latin. Tahukan Anda bahwa sebenarnya nama-nama planet, bahkan 2/3 dari jumlah seluruh bintang di langit yang hingga sekarang dapat Anda lihat, awalnya adalah berbahasa Arab juga? Kini, nyaris semuanya diganti oleh nama-nama dewa Yunani.

Kala itu, planet-planet sudah banyak ditemukan, bahkan pada masa itu, 2/3 setiap bintang-bintang yang bisa kita pandangi tiap malam di langit nan gelap hingga kini, pernah dinamai dengan bahasa Arab.

Lalu, kenapa dunia sains di dunia Islam kini terpuruk? Karena setelah Al-Ma’mun wafat, sebagian ulama ada yang mengatakan, bahwa jika Mengutak-Atik Angka seperti matematika, fisika, kimia, astromoni dan ilmu yang menggunakan matematika lainnya, maka hukumnya adalah sama dengan ilmu sihir, alias haram!

Maka sejak itulah, dunia ilmu pengetahuan di negara-negara Islam yang paling jaya sejagat dimasa lalu tersebut, seketika menjadi runtuh! Dan sejak itu hingga kini, sains tidak dikuasai lagi oleh Islam.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *