Homo Optimus Manusia Super Tahun 2050

KEAJAIBANDUNIA.WEB.ID – Jika Anda berada di bawah usia 40, ada kesempatan baik Anda akan mencapai ‘keabadian elektronik’ selama hidup Anda”, ujar peneliti Dr. Ian Pearson. Ini adalah gagasan bahwa semua pikiran dan pengalaman akan diunggah dan disimpan secara online untuk generasi mendatang.

Homo Optimus Manusia Super Tahun 2050

Itu menurut futurolog dan peneliti Dr. Ian Pearson, yang tidak hanya percaya teknologi akan membiarkan manusia bergabung dengan komputer, ini akan membuat spesies yang sama sekali baru yang disebut Homo Optimus.

Loading...

Dr. Ian Pearson mengklaim ini bisa terjadi secepat 2050. Prediksi yang dibuat olehnya sebagai bagian dari simposium dalam pameran The Big Bang Fair 2016 lalu di London Inggris.

Dr. Ian Pearson percaya bahwa dalam 35 tahun ke depan, manusia akan ‘hidup’ online, dan hewan peliharaan kita bahkan bisa ‘berbicara’ kepada kita, seperti Furbies dalam kehidupan nyata.

Ia juga mengklaim akan terjadi trans-humanism  sebagai ide bahwa kita bisa membuat orang berteknologi yang lebih baik, yang akan menjadi norma pada tahun 2050.

Penelitian dari para akademisi dan para ahli, yang dikumpulkan oleh Dr Pearson untuk pameran The Big Bang Fair, menunjukkan manusia akan dapat langsung berkomunikasi dengan alat elektronik dan kita bisa mengkloning gigi, memperbaiki kulit, mengedit gen, dan menggantikan gen tersebut sendiri secara otomatis.

“Dengan genom yang dioptimalkan dan tubuh yang ditingkatkan kemampuannya dengan link atau hubungan ke teknologi eksternal, orang bisa menjadi lebih indah, cantik dan rupawan… lebih cerdas, lebih canggih secara emosional, lebih mampu secara fisik, lebih terhubung secara sosial, arti umumnya adalah lebih sehat dan lebih bahagia nyaris dalam semua aspek”, ujar Dr. Ian Pearson.

Sebagai manusia yang menerima kemajuan teknolog dan secara bertahap menjadi androids, kita sebagai spesies yang bijaksana atau sapiens, secara bertahap akan dapat melihat Homo sapiens digantikan oleh Homo Optimus.

“Kita bisa berharap bahwa proses evolusi kita kelak dapat mengubah cara kehidupan kita dalam menanggapi teknologi. Apa yang menarik adalah, hal itu memang tidak lagi bersifat alamiah, tapi tak memaksa perubahan harus akan terjadi pada diri kita, namun terobosan teknologi yang kita buat sendiri tersebut dapat memungkinkan perubahan yang kita inginkan,” Dr. Ian Pearson menjelaskan.

Hal ini bisa jadi akan terasa aneh karena menimbulkan beberapa bentuk makhluk kreasi masa depan yang indah, dari cara mengubah tampilkan video di wajah kita hingga dapat mengendalikan mimpi kita sendiri, imajinasi kita (yang berkembang) adalah satu-satunya batas.

Dr Pearson percaya bahwa dengan link yang penuh antara otak manusia dan komputer, orang bisa menggerakkan pikiran mereka ke tubuh yang telah di-upgrade menjadi android seperti applications of artificial intelligence.

“Hal ini akan memungkinkan orang untuk dapat memiliki beberapa eksistensi dan identitas, atau melanjutkan hidup yang lama setelah kematian mereka secara biologis,” tulisnya dalam ‘Future Human Report.’

Sementara teknologi ini segara akan tersedia pada tahun 2050, dan mungkin hal ini menjadi cukup murah dan kemudian akan digunakan semakin meluas pada tahun 2070.

Sebagai tambahan, pada akhir abad ini, ada kemungkinan akan terdapat beberapa jenis manusia baru, termasuk hibrida antara manusia dan mesin (human-machine hybrids) juga orang akan hidup dalam tubuh androidnya sebagai ‘makhluk pintar’.

“Kita akan berteknologi maju bahkan terhadap hewan peliharaan kita, dan juga satwa liar, selain itu kita mungkin telah dapat menciptakan spesies yang sama sekali baru, seperti Furbies yang nyata,” lanjut Dr Pearson.

Prediksinya termasuk juga membuat karakter futuristik seperti ‘Dug si anjing yang dapat berbicara’, dalam film besutan Pixar’s Up dan hibrida manusia-robot (human-robot hybrids) yang mirip seperti manusia dan sempat populer di TV show, nantinya bisa menjadi kenyataan.

Dr. Ian Pearson mengungkapkan semua itu dalam pameran teknologi The Big Bang Fair, yaitu perayaan terbesar di Inggris dalam ilmu pengetahuan, teknologi, teknik dan matematika (Stem) bagi orang-orang muda.

Pameran tersebut akan memberikan akses terhadap kemajuan teknologi dalam membentuk perkembangan terkini, mulai dari sensor yang ditempelkan pada kulit dan memungkinkan orang untuk bisa mendengar musik tidak dengan telinga namun dengan menggunakan konduksi tulang, hingga pameran robot-robot yang dapat menggelar orkestra.

Futurolog Dr. Ian Pearson mengklaim bahwa dalam 35 tahun ke depan, manusia akan dapat berkomunikasi dengan komputer untuk mengembangkan indera, memori dan bahkan kecerdasan yang lebih baik. Kulit emas elektronik dan implan kecil diantara sel-sel bisa mengaktifkan sambungan langsung dengan perangkat elektronik, namun kita tetap bisa menggunakan otot kita seperti biasanya.

Futurolog Dr. Ian Pearson mengklaim bahwa dalam 35 tahun ke depan, manusia akan dapat berkomunikasi dengan perangkat komputer untuk mengembangkan indera dan memori, bahkan kecerdasan yang lebih baik.

Kulit emas elektronik dan implan kecil diantara sel-sel bisa mengaktifkan sambungan langsung dengan perangkat elektronik, namun kita tetap bisa menggunakan otot kita seperti biasanya.

“Dalam acara itu orang-orang muda yang datang ke pameran akan ikut membantu mendorong ilmuwan melalui ide-ide dan inovasi-inovasi “gila terbaru” yang ternyata para ahli kami telah memprediksinya,” kata Paul Jackson, chief executive dari EngineeringUK, penyelenggara The Big Bang Fair.

Orang-orang muda pada saat ini tidak hanya membagi ide mereka untuk membuat otot buatan atau memiliki hewan peliharaan yang sangat pintar, namun mereka juga memberi ide dan memutuskan akan seperti apa semua ide-ide tersebut secara fisik dibentuk, dan bagaimana nantinya akan terlihat.

MENARIK:  7 Lukisan Prasejarah Paling Terkenal Di Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *