Populernya Teori Pythagoras

KEAJAIBANDUNIA.WEB.ID – Pernahkah bertanya lebih jauh dan sederhana, kenapa kita diharuskam mengenal Pythagoras, Copernicus, Kepler, Galileo, Darwin sampai Newton? Kenapa sistem pendidikan yang katanya mengedepankan ilmu pengetahuan dan keobjektivitasan, seperti tidak tahu menutup mata dengan pengaruh figur orang hebat lainnya.

Kemanakah nama seorang ilmuwan jenius Claudius Ptoleamy? ilmuwan Mesir yang dengan paham geosentris-Flat Earth digunakan lebih dari seribu tahun lamanya. Ptoleamy juga melahirkan karya hebatnya selain The Almagest: The Geographia (geograhy) and The Apotelesmatika or Tetrabiblios (astrology).

Loading...

Kenapa Pythagoras harus lebih dulu diingat, Kemana hilangnya astronomer Skandinavia, asal Denmark, yang pada jamannya diakui, sebagai satu-satunya astronomer hebat yang mengobservasi benda langit dengan mata telanjang, Tycho Brahe. Malah kalah jauh mentereng oleh asistennya, Johannes Kepler? Kepler diduga kuat sebagai orang yang meracuni Tycho melalui minumannya.

Alasan logis apa yang mengharuskan Sir Isaac Newton dan Thomas Alfa Edison justru lebih populer dari seorang Nicola Tesla, Ilmuwan Serbia yang mampu menguasai lima bahasa.

MENARIK:  Keunikan Dari Gunung Padang

Disamping sepuluh penemuan terpenting Nicola Tesla dalam sejarah peradaban. Ia juga resmi tercatat ketika di Amerika Serikat. sebagai pemilik hak paten dengan total sebanyak seratus dua belas penemuan!

Kenapa namanya tidak tercantum di buku pelajaran kita dulu? terlupakankah? atau sengaja dilupakan?
Kenapa kisah eksperimen ilmiah Airey’s failure dan Morley—Mchpelson malah kalah jauh dari kepopuleran apel yang konon katanya jatuh menimpa kepala Newton, saat menginsipirasi teori maha dahsyat (imajiner) bernama gravitasi?

Ditambah Apakah semua simbol masonic lintas generasi antar ilmuwan, hanya sekedar kebetulan?

Fakta yang tercatat sejarah tentang Pythagoras dan kawan-kawan:

  1. Pythagoras adalah figur yang pertama kalinya mengajarkan paham bahwa bumi itu spherical (bulat).
  2. Pengaruh Pythagoras (pythagoreanism) menjadi azas pemikiran fundamental Freemasonry dan Rosicruanism dalam menjalankan semua ritual dan misi mereka.
  3. Nicolas Copernicus bukanlah seorang lulusan astronomi. Ia hanya berteman dekat dan menjadi asisten Maria Domenico Novarra, astronomer ternama di Italia pada eranya.
MENARIK:  Situs Warisan Budaya Indonesia yang Diakui UNESCO

Apakah lagi-lagi kebetulan? Kenapa Pythagoras dan kawan-kawannya saja yang harus diingat setiap kita menjawab semua ulangan jaman sekolah dulu? Pikir..!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *